Popular Week Post

Posted by : Lim Aigoo Jumat, 12 Desember 2014

Update Snapshot => Sinopsis

Yoo Rae, Owalah masih aja salah paham, hehe...



Maaf kalau sebelumnya Gue hanya tampilkan Snapshot, Gue udah update-kan menjadi sinopsis, semoga bermanfaat...



In Ha : "Apakah Kamu Ki Ha Myung? Apakah benar-benar Ki Ha Myung?"
Dal Poo : "Bagaimana bisa Kamu Tahu?"
In Ha : "Dal Poo, Maafkan Saya. Maafkan Saya"



In Ha : "Dal Poo, ceritakan pada Saya. Ceritakan semuanya tentang dirimu!"
Dal Poo : "Ceritanya sangat panjang"
In Ha : "Ceritakan, Saya akan mendengarkannya"


~Yongchigi Sonyon~
~ Gembala ... ~





In Ha mendengar cerita Dal Poo hingga larut di atap. "Kamu pasti membenci Saya selama ini?", kata In Ha. "Ya, waktu itu", kata Dal Poo. In Ha benar-benar merasa bersalah dan berkata akan berhenti menjadi reporter bila Dal Poo menginginkannya. Dal Poo berkata, "Ketika Saya menjadi Ki Ha Myung. Saya benar-benar membencimu dan Ibumu. Tapi, sekarang Saya adalah Choi Dal Poo dan Saya tidak berkeinginan untuk menggantinya di masa depan". "Tapi, kenapa kamu tidak memberitahu kakakmu yang sebenarnya? dan kenapa Kamu bilang Dia berbahaya?", In Ha penasaran. "Dapatkan Kamu merahasiakannya saja?", kata Dal Poo. Ketika Dal Poo berkata 'rahasia' In Ha pun menarik pertanyaanya dan membiarkannya untuk jadi rahasia saja.




Dal Poo keluar dari lift mendahului In Ha di belakang. In Ha merasa cemas bila datang bersamaan dengan Dal Poo ke rumah, karena takut akan menceritakan tentang cerita Dal Poo, Dirinya dan Ibunya. Dal Poo pun menyarankan In Ha untuk masuk setelah lima menit. Dia akan bercerita kepada Ayah dan Dongsaengnya agar tidak ada pertanyaan kepada In Ha, yang membuat dirinya berbohong karena pulang terlambat.








Di rumah, Dal Poo bersama dengan Kakek dan Ayah In Ha sudah ada di meja makan untuk makan bersama. Dal Poo bertanya tentang televisi baru yang baru Dia lihat di rumah. Ayahnya mengatakan bahwa dirinya membeli televisi baru agar dapat melihat In Ha dan Dal Poo secara bersamaan. Dal Poo pun bertanya tentang uang untuk membeli televisi baru tersebut. Ternyata televisi baru tersebut dibeli dari celengan Dal Poo yang kembali di bongkar oleh sang Ayah.





In Ha bertanya bagaimana bisa Ayah dan Kakeknya tidak bertanya banyak hal padanya karena pulang larut. Dal Poo mengatakan bahwa dirinya sedang haid, yang mebuat In Ha sedikit marah. Dal Poo meminta untuk saling berpegangan tangan agar In Ha tidak larut dengan marahnya. Di lain hal Ayah In Ha melihat In Ha dan Dal Poo berjalan bergandengan tangan yang membuat dirinya marah. 




Dal Poo datang ke kantor dan tidak sengaja bertemu dengan reporter Gyo Dong. Reporter Gyo Dong bersikeras untuk mengambil rekaman yang ada di tangan Dal Poo. [Rekaman tersebut berisi percakapan Dal Poo dengan kakaknya, Jae Myung].







Bum Joo dan In Ha sedang menunggu di depan lift dan membahas tentang cerita Jae Myung yang terlalu berlebihan. Ketika lift terbuka terlihat pembaca berita Cha Ok dan  reporter Joo Ho sudah berada di lift. Bum Joo sempat masuk ke dalam lift, tapi karena In Ha yang tidak mau masuk dan ingin menunggu lift berikutnya, Bum Joo pun keluar. Tanpa mereka sadari Jae Myung menatap kejadian itu dari belakang. [Benaran lagi haid kayaknya si In Ha, marahnya sensitif abis tahu masa lalu Ibunya, hehe]




Di lift, pembaca berita Cha Ok bertanya tentang sikap In Ha kepada reporter Joo Ho. Reporter Joo Ho mengatakan bahwa dirinya memberitahu In Ha tentang rekaman 13 tahun yang lalu ketika Cha Ok interview dengan Jae Myung. Cha Ok pun marah karenanya. [Cha Ok bertanya karena sempat melihat In Ha terburu-buru lari ke luar kantor].








Dal Poo bersetigeng dengan reporter Gyo Dong karena masalah rekaman. Dal Poo meminta Gyo Dong untuk mengubur percakapan dirinya dengan Jae Myung. Dal Poo mengatakan tentang bagaimana Jae Myung sedang dielu-elukan sekarang dan tidak bisa mengangkat hal ini lebih jauh. Reporter Gyo Dong pun mengingatkan Dal Poo bahwa kebeneran sebenarnya tidak akan bisa benar-benar terkubur. Dia  pun mengembalikan rekamannya pada Dal Poo untuk penelitian lebih lanjut dari kasus kakaknya yang ada hubungan tentang hilangnya Moon Duk Soo. [Moon Duk Soo adalah pelaku yang mebuat pengakuan palsu tentang Ayahnya yang memaksa masuk dalam kejadian pabrik 13 tahun lalu, yang menewaskan para pemadam kebaran]








Ayah In Ha berpikir serius tentang latar belakang Dal Poo. Dia mengulang memori percakapanyanya dengan Dal Poo di masa lalu mengenai keluarganya. Dal Poo bersikeras menutupi latar belakangnya meski Ayah In Ha menanyakannya berulang kali. Ketika sedang berpikir keras tiba-tiba Ayahnya keluar dan bertanya, "Kamu sepertinya sedang menghawatirkan sesuatu". "Ayah, Apa yang akan Kamu lakukan bila salah satu keluargamu menyembunyikan rahasia dan tidak mau menceritakanya?. Apakah seharusnya Saya tetap menguburnya". Dengan ekspresi lucu Ayahnya mengeluarkan uang 50.000 won yang di ambil dari dompet anaknya dan berkata, "Bagaimana Kamu bisa tahu. Kamu seperti hantu" membuat Ayah In  Ha marah. [Wah lucu deh kalau kalian liat ekspresinya, haha]












Yoo Rae dan Dal Poo menguping pembicaan Chan Soo dengan atasanya. Chan Soo menyampaikan keterlibatan Jae Myung dengan hilangnya Moo Duk Soo. Atasan Chan Soo pun tidak setuju dengan dugaan Chan Soo alih-alih karena Jae Myung sedang di elu-elukan sebagai pahlawan. Dal Poo yang mendengarkan percakapan di dalam ruangan tiba-tiba merasa cemas dan meninggalkan Yoo Rae di belakang. [Yoo Rae masih salah paham tentang perasaan Dal Poo yang menyukainya, Hehe]













Bum Joo mengatakan lebih baik berada di kantor kepolisian di banding di tugaskan di kantor MSC. Ketika mereka berdua sedang berbicara, muncul Ibu In Ha yang mengecek pekerjaan mereka berdua. Tanpa bisa dihindari, In Ha dan Ibunya (Cha Ok) bertengkar masalah 13 tahun yang lalu tentang pemberitaan. In Ha mengatakan bahwa seharusnya Cha Ok meminta maaf pada Jae Myung yang bahkan masuk penjara karenanya 13 tahun yang lalu. Dengan kuat Cha Ok bersikeras untuk tidak minta maaf karena hal itu memang tidak diperlukan.



Bum Jo menceritakan tentang hubungan In Ha dan Cha Ok yang tidak berangsur membaik pada Ibunya. Dia merasa bersalah karena selama 13 tahun mencuri SMS In Ha. Ibu Bum Jo sempat cemas dengan anaknya karena berpikir Dia menyukai In Ha. Dengan jujur Bum Joo berkata bahwa Dia memang menyukai In Ha tapi membiarkan dirinya tetap menyukainya tanpa harus memilikinya. [Ibu Bum Joo merasa kasihan pada anaknya]







Ibu Bum Joo datang menemui Ayah In Ha. Percakapan mereka dibumbui halusinasi Ayah In Ha tentang siraman air panas dan melemparkan uang, berpikir tentang In Ha yang seharusnya tidak mendekati Bum Joo. [Scene ini nunjukin drama kebanyakan yang nggak seneng anak orang kaya buat di deketin anak orang miskin, hehe]





Tapi, ternyata halusinasi Ayah In Ha tidak benar. Ternyata Ibu Bum Joo malah meminta restu untuk anaknya bisa menyukai In Ha.







Setelah pertemuanya dengan Ibu Bum Joo Ayah In Ha tersenyum senang dan ketika Dia mengingat gandengan tangan In Ha dan Dal Poo Dia pun langsung mengkonfirmasi hubungan In Ha dengan Dal Poo. Sangat mengagetkan karena In Ha menjawab bahwa In Ha menyukai pamanya Dal Poo sebagai laki-laki.







Ayah In Ha langsung menutup telponya. Dia meng-SMS Dal Poo untuk bertemu. In Ha pada awalnya ingin ikut bertemu dengan Ayahnya, tapi Dal Poo menginkan dirinya sendiri yang bertemu Ayah In Ha dan menjelaskan hubungan antara mereka berdua.









Ayah In Ha masih mempermasalahkan masalah latar belakang dari Dal Poo. Dal Poo berbohong bahwa Dia seorang anak yang di tinggal mati kedua orang tuanya tanpa ada saudara. Ayah In Ha masih cukup merasa gelisah walau sudah tahu cerita keluarga Dal Poo karena melewatkan hubungan dengan konglomerat. [Wah, Ayah In Ha bener-bener suka nih kalau anaknya In Ha punya hubungan sama Bum Joo yang merupakan anak konglomerat. Tapi masalahnya ada di In Ha yang suka sama Dal Poo, hehe]. 

Dal Poo kembali melihat cuplikan kakaknya yang sekarang terkenal menjadi pahlawan. Dal Poo sendiri berbicara sendiri tentang kebahagiannya bersama In ha. Sementara itu di sudut rumuhnya, Kakak Dal Poo mengamati fampler tentang seminar yang akan di isi oleh Cha Ok, Ibu In Ha.

















Scene berlanjut ke pertemuan tidak disengaja para reporter YGN dengan reporter-reporter MSC di sebuah kedai. Dengan senangnya para reporter MSC membesar-besarkan masalah rating walau tahu reporter YGN berada di sebelahnya. Reporter YGN pun tidak mau kalah dengan kesenangan para MSC yang mengalahkan pemberitaan dari YGN.




Dal Poo dan In Ha membicarakan tentang seminar yang akan diadakan oleh Cha Ok. In Ha menyarankan Dal Poo untuk tidak diam dalam seminar karena Dia tahu bahwa Dal Poo pasti mempunyai banyak pertanyaan untuk Ibunya. Dengan jujur, Dal Poo sebenarnya sudah mengatakan banyak hal tentang rasa kesalnya ketika interview YGN berlangsung yang diketahui In Ha. 




Jae Myung berencana untuk pergi jauh dan memberi Anjing kesayangannya pada temannya.










Di scene lain ada reporter Joo Ho yang bertemu dengan Bum Joo di lift. Dia berbagi pemikirannya tentang Jae Myung yang akan melakukan hal buruk ketika seminar yang di isi oleh Cha Ok berlangsung. Bum Joo tiba-tiba teringat tentang percakapan In Ha dan Cha Ok. Reporter Joo Ho berencana mengikuti Jae Myung ketika seminar berlangsung, dan Dia akhirnya mengajak Bum Joo karena tidak bisa menyetir. Di perlihatkanlah bagaimana kaya-nya Jum Boo dengan pilihan berbagai macam mobil. [Wuiiiih]








Pada akhirnya reporter Joo Ho pergi bersama Bum Joo mengikuti pergerakan Jae Myung. Mereka berdua datang ke kediaman Jae Myung. Ketika Jae Myung pergi bersama mobilnya, Bum Joo dan reporter Joo Ho mengikuti di belakanganya. Jae Myung langsung menyadari bahwa dia di ikuti dan menelpon temanya.







Tanpa disengaja Cha Ok bertemu dengan Dal Poo. Memori Cha Ok mengingat bahwa Dal Poo yang seorang supir taxi berbicara kenapa seorang 'pinocchio' tidak bisa menjadi reporter. Dia cukup terkejut ternyata supir taxi bisa menjadi seorang reporter. Cha Ok mengingat pula tentang perkataan Dal Poo yang akan menjadi srigala [maksudnya berubah propesi dari supir taxi jadi reporter] dan memaki Cha Ok karena keangkuhannya. Tapi, karena In Ha yang melihatnya Dia berkata bahwa Dia datang ke seminar hanya untuk belajar, tidak lebih dari itu.





Yoo Rae berkata banyak hal ingin menjatuhkan Cha Ok. Bahkan Dia menggunakan seragam YGN untuk tampil bagus nanti ketika bertanya.



Sementara itu di lain scene reporter Joo Ho dan Bum Joo masih memantau pergerakan Jae Myung.



Para reporter YGN ikut hadir dalam seminar untuk tahu bagaimana hebatnya pembawa acara Cha Ok dalam pemberitaan. [Mungkin karena efek pertemuan di cafe, hehe..]









Akhirnya seminar pun di mulai. Para hadirin memperhatikan dengan seksama, bahkan ketika tampilan pembaca berita YGN tampil dalam cuplikan slide.




Tanpa disadari reporter Bum Joo dan Joo Ho mengikuti orang yang salah. Jae Myung sudah berada dalam kerumunan seminar.





Yoo Rae akhirnya bertanya dan ternyata bahan pertanyaanya malah menjatuhkan dirinya sedniri membuat malu teman-temannya bahkan seniornya di YGN yang duduk menyelinap.

















Ternyata pukulan itu datang dari In Ha anaknya sendiri. Dia benar-benar menjatuhkan Cha Ok dengan mengulangi kata-kata dari Dal Poo. [Terlihat bagaimana scene berganti-ganti membuat kesamaan mimik dan ucapan dari In Ha dan Dal Poo. Waaaah, Sweet banget In Ha, Thumb. Bahkan Cha Ok berenti berkata-kata karena kata-kata yang keluar dari anaknya]






In Ha merasa kacau setelah Dia berbicara pada ibunya ketika seminar. Dal Poo menenangkannya.



Di lain hal, Cha Ok benar-benar di buat terkejut.




Sedangkan reporter YGN yang lain benar-benar takjub dengan In Ha dan mengingat bahwa ucapan In Ha sebenarnya keluar dari mulut Dal poo ketika interview YGN. Reporter Hyun Gyu yang tidak ikut interview pada saat itu tidak bisa masuk dalam obrolan mereka bertiga. [Hehe, kasiah deh]





Bum Joo dan reporter Joo Ho benar-benar kehilangan jejak Jae Myung. Bum Joo langsung menelpon Dal Poo dan mencari kakaknya dalam sekitaran tempat seminar.















Ternyata yang diikuti oleh Jae Myung adalah In Ha. Dal Poo yang berusaha menelpon In Ha pun kehilangan dirinya di telpon. Jae Myung benar-benar kalap. Dia juga begitu kaget juga dengan kata-kata In Ha dalam seminar. Ending episode 10 diakhiri dengan Dal Poo yang mengakui dirinya sebagai Ki Ha Myung pada kakaknya.

{ 8 comments... read them below or Comment }

  1. Kakak,,,, penasaran banget ama ceritanya,,,
    Ayo dong ka bkin sinopsisnya,,, yayaya??? Semangat !!!!!
    Gomawo :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas dukungannya. Saya sudah jadikan sinopsis. Semoga bermanfaat. Terima kasih sekali lagi...

      Hapus
    2. Terima kasih kaka, :-)
      Ditunggu ya part 1nya, hehe
      Dari pagi aku bolak-balik blog ini terus tau, mau tau sinopsisnya udh ada atau belum, d tggu ya ka
      Sekali lagi gomawo :-)
      Semangat ka, hwaiting!!

      Hapus
  2. Liat gbrx ja gak cukup..tolong donk mba buat sinopx!! Pliss...
    Semngat!! Slalu aku tgu sinopx...kamshamida *-*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas dukungannya. Saya sudah jadikan sinopsis. Semoga bermanfaat. Terima kasih sekali lagi...

      Hapus
  3. d tunggu yaaa sinopsisnya oennie,,, gumawo ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas dukungannya. Saya sudah jadikan sinopsis. Semoga bermanfaat. Terima kasih sekali lagi...

      Hapus
  4. Sinopsisnya kurang detail. Terus gambar yang dimuat terlalu banyak tapi teksnya terlalu sedikit jadi agak kurang imbang sepertinya.
    Tapi terima kasih atas postingannya. ^^
    Ditunggu sinops epi 11 *meskipun baru tayang minggu depan*

    BalasHapus

- Copyright © Aigoo - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -